• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Jumat, November 6, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Sukun Berpotensi Jadi Superfood Lokal dan Pangan Masa Depan Indonesia

Sukun memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan beberapa sumber karbohidrat lainnya.

by Prohealth
Senin, 6 Juli 2026
A A
Sukun Berpotensi Jadi Superfood Lokal dan Pangan Masa Depan Indonesia

Di tengah tantangan perubahan iklim dan kebutuhan memperkuat ketahanan pangan nasional, sukun dinilai memiliki potensi besar sebagai pangan masa depan sekaligus superfood lokal Indonesia. Menurut Edi Santosa, Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University, sukun memenuhi sejumlah kriteria penting yang menjadikannya layak menyandang predikat tersebut.

“Suatu pangan dapat disebut superfood jika memiliki kandungan nutrisi tinggi tanpa antinutrisi, memberikan manfaat kesehatan, serta dibudidayakan dengan cara yang rendah emisi karbon dan tangguh terhadap perubahan iklim. Berdasarkan berbagai kajian dan pengamatan di lapangan, sukun memenuhi ketiga kriteria itu,” katanya.

BacaJuga

Gubernur Sulawesi Selatan Terbitkan Larangan Penggunaan Vape buat Pegawai dan Pelajar

Satu dari Empat Remaja di Dunia Lapor Tak Ada Hari Aktif dalam Sepekan Sebelumnya

Dari sisi gizi,  Edi menjelaskan bahwa sukun memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan beberapa sumber karbohidrat lainnya. Selain kaya serat dan memiliki indeks glikemik yang lebih rendah, sukun juga mengandung vitamin C, serta pada beberapa penelitian ditemukan mengandung vitamin A, folat, zat besi (Fe), dan seng (Zn), yang berperan penting dalam mendukung pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.

“Sukun juga memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik dibandingkan singkong. Namun, setiap bahan pangan memiliki keunggulan masing-masing dan saling melengkapi, sehingga tidak perlu dipertentangkan,” ujarnya.

Menurut dia, keunggulan lain sukun terletak pada daya adaptasinya terhadap perubahan iklim. Tanaman berbentuk pohon tahunan ini mampu tumbuh baik pada daerah dengan curah hujan tinggi maupun wilayah kering, seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT). “Dengan perawatan yang relatif minim, pohon sukun tetap mampu berproduksi hampir sepanjang tahun,” kata dia.

Menurut Edi, potensi ekonomi sukun juga sangat besar, terutama jika dikembangkan dalam bentuk tepung. Tepung sukun dapat diolah menjadi berbagai produk pangan modern, mulai dari roti, mi, hingga aneka makanan olahan lainnya. Hal ini membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk untuk kebutuhan industri pangan.

Sementara itu, untuk pasar ekspor dalam bentuk buah segar, masih diperlukan upaya promosi yang lebih kuat agar masyarakat internasional mengenal cara mengolah dan mengonsumsi sukun. Ia menilai keberhasilan nangka menembus pasar global dapat menjadi contoh pengembangan komoditas lokal Indonesia.

“Yang dibutuhkan sekarang adalah penguatan promosi, budaya pangan, dan industri. Festival atau perlombaan berbasis sukun dapat menjadi langkah untuk meningkatkan popularitasnya. Media massa juga memiliki peran penting dalam mengenalkan sukun sebagai superfood Indonesia,” katanya.

ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Rumah Kami, Nikel Mereka: Ke Mana Perginya dari Indonesia
  • Gubernur Sulawesi Selatan Terbitkan Larangan Penggunaan Vape buat Pegawai dan Pelajar
  • Satu dari Empat Remaja di Dunia Lapor Tak Ada Hari Aktif dalam Sepekan Sebelumnya
  • Mengusut Dugaan Pencucian Kayu 23 Kontainer Asal Nabire di Surabaya
  • Aktivis: RSPO Itu Greenwashing di Tengah Karhutla dan Pelanggaran Hak Masyarakat
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.