• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Jumat, November 6, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Pemberian Obat Pencegahan TBC di DKI Jakarta Meningkat Lima Kali Lipat

by Prohealth
Selasa, 3 November 2026
A A
Eliminasi TBC Terganjal Anggaran?

Ilustrasi TBC (Sumber: Freepik.com / Brgfx)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memperkuat upaya percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) melalui peningkatan penemuan kasus dan pemberian obat pencegahan kepada kontak erat pasien. Di DKI Jakarta, cakupan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) meningkat dari di bawah 5% dalam dua hingga tiga tahun lalu menjadi lebih dari 26% saat ini.

Peningkatan tersebut menjadi salah satu hasil yang dievaluasi Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat melakukan monitoring dan evaluasi program pemberantasan TBC di Kecamatan Taman Sari, Jakarta, bersama Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, delapan Puskesmas, serta sejumlah rumah sakit, termasuk RS Pelni, RS Sumber Waras, dan RS Cengkareng.

BacaJuga

Gubernur Sulawesi Selatan Terbitkan Larangan Penggunaan Vape buat Pegawai dan Pelajar

Satu dari Empat Remaja di Dunia Lapor Tak Ada Hari Aktif dalam Sepekan Sebelumnya

Benjamin mengatakan, selama ini upaya penanggulangan TBC di Indonesia relatif baik dalam pengobatan pasien. Namun, aspek pencegahan melalui pelacakan kontak erat dan pemberian obat pencegahan masih perlu diperkuat.

“Selama ini kita cukup baik dalam mengobati pasien TBC. Tantangan kita adalah pencegahan. Jika ditemukan kontak erat yang berisiko tertular, mereka harus segera dilacak dan diberikan obat pencegahan, sementara pasien yang sudah sakit langsung diobati. Dengan begitu, kasus baru bisa dicegah sebelum berkembang menjadi penyakit,” ujar dia.

Ia mengapresiasi peningkatan cakupan pemberian TPT di DKI Jakarta yang telah mencapai lebih dari 26%. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kemajuan penting dalam memperkuat upaya pencegahan TBC.

Ia juga menyoroti tantangan pelacakan kontak erat di Jakarta, terutama karena banyak masyarakat memiliki aktivitas pekerjaan di luar rumah. Karena itu, diperlukan strategi kolaboratif antara pemerintah daerah, Puskesmas, rumah sakit, hingga pemerintah wilayah agar penemuan kasus dan pencegahan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Jakarta memiliki fasilitas kesehatan yang cukup lengkap, mulai dari Puskesmas, rumah sakit hingga Puskesmas Pembantu. Potensi ini harus dimanfaatkan untuk mempercepat eliminasi TBC. Kita perlu terus mengevaluasi kelemahan dan memperbaiki strategi agar program ini semakin menjangkau masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Ani Ruspitawati, menyampaikan dukungan Kemenkes dan program penelusuran TBC terintegrasi dengan JKG menjadi momentum untuk mempercepat pencapaian target pengendalian TBC di Jakarta. Tantangan berikutnya adalah memperkuat pencegahan agar kasus TBC tidak terus muncul pada tahun-tahun berikutnya.

Melalui monitoring dan evaluasi ini, Kemenkes mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor, peningkatan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, serta optimalisasi pelacakan kontak erat dan pemberian obat pencegahan. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mempercepat eliminasi TBC di Indonesia.

Tags: DKI Jakartakementerian kesehatanTBCtuberkulosis
ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Rumah Kami, Nikel Mereka: Ke Mana Perginya dari Indonesia
  • Gubernur Sulawesi Selatan Terbitkan Larangan Penggunaan Vape buat Pegawai dan Pelajar
  • Satu dari Empat Remaja di Dunia Lapor Tak Ada Hari Aktif dalam Sepekan Sebelumnya
  • Mengusut Dugaan Pencucian Kayu 23 Kontainer Asal Nabire di Surabaya
  • Aktivis: RSPO Itu Greenwashing di Tengah Karhutla dan Pelanggaran Hak Masyarakat
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.